" Menjelang wafat, " Umar memberikan penilaian pada keenam calon penggantinya, termasuk 'Ali, dengan pengenalan yang jujur dan amat terus terang.
" Apakah kalian bermabisi untuk menjadi khalifah setelahku?"
Semua yang hadir diam takut. Tapi merek melihat Umar menyerigai. Ketika dia berteriak, rupanya darah menyembur dari lukanya.
.....
"Adapun engkau Zubair, adalah orang yag cepat terbakar amarah, sempit dada dan penuh ambisi. Engkau seoarang mukmin disaat ridha, dan sekaligus seorang kafir di saat murka. Sehari sebagai manusia dan sehari sebagai syaitan. Bisa jadi jika aku memilihmu dan menyerahkan khalifah kepadamu, niscaya
engakau akan berbuat aniaya bahkan meski hanya pada satu mud gandum. Pikirkanlah, hai Az Zubair, jika aku memasrahkan padamu, siapa yang akan menjadi pemimpin bagi manusia pada hari engkau menjadi syaitan dan pada saat kemurkaanmu meledak? Demi Allah, Dia takkan menyerahkan urusan ummat Muhammad ini kepadamu sedang dalam dirimu masih bersemayam sifat-sifat ini."
" Apakah kalian bermabisi untuk menjadi khalifah setelahku?"
Semua yang hadir diam takut. Tapi merek melihat Umar menyerigai. Ketika dia berteriak, rupanya darah menyembur dari lukanya.
.....
"Adapun engkau Zubair, adalah orang yag cepat terbakar amarah, sempit dada dan penuh ambisi. Engkau seoarang mukmin disaat ridha, dan sekaligus seorang kafir di saat murka. Sehari sebagai manusia dan sehari sebagai syaitan. Bisa jadi jika aku memilihmu dan menyerahkan khalifah kepadamu, niscaya
engakau akan berbuat aniaya bahkan meski hanya pada satu mud gandum. Pikirkanlah, hai Az Zubair, jika aku memasrahkan padamu, siapa yang akan menjadi pemimpin bagi manusia pada hari engkau menjadi syaitan dan pada saat kemurkaanmu meledak? Demi Allah, Dia takkan menyerahkan urusan ummat Muhammad ini kepadamu sedang dalam dirimu masih bersemayam sifat-sifat ini."
- Petikan : Siapa yang mengenali kita, dalam dakapan ukhuwwah -Salim A. Fillah-
Aku butuh nasihat, aku kepingin teguran.
Tegurilah aku....
No comments:
Post a Comment